Blog ini tidak dibuat oleh seorang Saksi Yehuwa. Blog ini membahas ajaran Saksi Yehuwa dengan menggunakan publikasi dan Alkitab. Ditujukan kepada siapa saja yang berhati tulus dan ingin memeriksa kebenaran pengajaran Saksi Yehuwa.
Tampilkan postingan dengan label Yesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yesus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Oktober 2009

Yesus tidak pernah mengakui diri sebagai Allah

Menara Pengawal mengatakan:

Ia tidak pernah mengaku setara dengan Allah. (Menara Pengawal, 1/7, 2006, hlm. 5 Menemukan Pencerahan Sejati)

Apakah dengan Yesus tidak mengklaim diri sebagai Allah, maka itu berarti bahwa Ia bukan Allah?

Memang benar bahwa Yesus tidak pernah mengakui diri sebagai Allah, namun Ia tidak pernah menolak jika disebut Allah, seperti yang dilakukan oleh Tomas.

(Yohanes 20:28) 28 Sebagai jawaban Tomas mengatakan kepadanya, ”Tuanku dan Allahku!”

Tomas tidak hanya berkata bahwa Yesus adalah Tuannya, tetapi, yang terpenting, Tomas mengaku bahwa Yesus adalah Allahnya.

Kemudian, bagaimana respon Yesus? Jika memang Ia bukan Allah, Yesus seharusnya marah pada Tomas karena Tomas menyetarakan Yesus dengan Bapa, sebagai sesama pribadi berhakikat Allah.

Tetapi tepat satu ayat sesudahnya, Alkitab mencatat respon Yesus yang sangat menarik:

(Yohanes 20:29) 29 Yesus mengatakan kepadanya, ”Karena engkau telah melihat aku, sudahkah engkau percaya? Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.”

Lagipula, status seseorang tidak ditentukan oleh pengakuannya. Apakah seseorang harus mengatakan dirinya sebagai seorang direktur, baru kemudian ia sah merupakan seorang direktur? Bukankah tidak demikian?

Jadi, apakah dengan misalkan Yesus tidak mengklaim diri-Nya, maka itu adalah bukti yang kuat bahwa Ia memang bukan Allah?