Blog ini tidak dibuat oleh seorang Saksi Yehuwa. Blog ini membahas ajaran Saksi Yehuwa dengan menggunakan publikasi dan Alkitab. Ditujukan kepada siapa saja yang berhati tulus dan ingin memeriksa kebenaran pengajaran Saksi Yehuwa.
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 September 2010

Harus bergabung dengan organisasi untuk mendapatkan keselamatan

Syarat keselamatan menurut Alkitab itu sederhana: percaya kepada Allah.

Yohanes 3:16

”Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman [lebih tepatnya: percaya*] akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi.

Kisah 16:31

Mereka mengatakan, ”Percayalah kepada TUAN Yesus dan engkau akan diselamatkan, engkau dan rumah tanggamu.”

Tetapi bukan seperti ini yang diajarkan Menara Pengawal. Selain harus percaya kepada Bapa dan korban tebusan, seseorang harus bergabung dengan ‘organisasi Allah’ yang kelihatan, yakni organisasi Menara Pengawal.

w67 8/15 p. 503 par. 19

If we want to assure our everlasting salvation, we must stay within the bounds of Jehovah God’s loving provision associated with his visible organization, presided over by his High Priest.

w91 15/9 hlm. 19 par. 21

“Melalui organisasi-Nya yang kelihatan, Yehuwa telah membuat persediaan menakjubkan untuk menguatkan iman… Dengan tetap tentu hadirilah dan berpartisipasilah dalam perhimpunan dari umat Allah. (Ibrani 10:24, 25) Dengan rajin pelajarilah Firman-Nya dan publikasi Kristen… Maka saudara dapat berada di antara orang-orang yang menyenangkan hati Yehuwa dan meraih keselamatan….”

w67 8/15 p. 499 par. 4

This signifies that the provision of salvation is closely connected with Jehovah’s organization. A remnant of the spiritual priestly class is still on earth today, forming the nucleus of the congregation of Jehovah’s people. We cannot ignore the role the visible congregation of Jehovah’s witnesses plays in this provision of salvation.

w53 2/1 p. 86 par. 21

The good news of the Kingdom arrangement for deliverance is being preached by Jehovah’s visible organization, and through the organization has come a wonderfully full understanding of Jehovah’s arrangement for deliverance.

Bahkan, dikatakan bahwa kita menolak organisasi, itu sama saja dengan menolak Allah itu sendiri.

w76 2/15 p. 124 pars. 19-20

We must take seriously what his Word says and what his organization reveals to us… Would not a failure to respond to direction from God through his organization really indicate a rejection of divine rulership?

Mungkin inilah alasannya mengapa tiap Saksi diajarkan untuk mendengar pengajaran organisasi seperti mereka mendengar suara Allah sendiri.

w57 6/15 p. 370 par. 7

It is vital that we appreciate this fact and respond to the directions of the “slave” as we would to the voice of God, because it is His provision.


Ketika Alkitab hanya memberikan syarat “percaya kepada Allah” untuk selamat, cocokkah dengan pesan Menara Pengawal bahwa untuk selamat “tidak cukup percaya kepada Allah, tetapi harus juga bergabung dengan organisasi”?



*KIT [publikasi Menara Pengawal yang menyajikan terjemahan hurufiah Alkitab]: “that everyone that believing”

Minggu, 06 Desember 2009

Apakah Menara Pengawal Mengajarkan Kawanan besar bukan anak Allah?

(Roma 8:15-16) 15 Sebab kamu tidak menerima perasaan batin sebagai budak, yang menghasilkan perasaan takut lagi, tetapi kamu menerima perasaan batin sebagai orang yang telah diangkat menjadi putra, dengan perasaan batin itulah kita berseru, ”Abba, Bapak!” 16 Roh itu sendiri memberikan kesaksian bersama roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.\

Menara Pengawal mengatakan:

Terbatas pada 144,000, mereka sungguh adalah kumpulan kecil.—Peny. 20:5, 6; 14:1, 3… Hanya merekalah yang “lahir baru.” Hanya kepada mereka saja diterapkan perkataan Paulus: ”kamu menerima perasaan batin sebagai orang yang telah diangkat [dapat diterjemahkan juga sebagai: “roh adopsi”] menjadi putra …” (terjemahan dari Menara pengawal, 4/1, 1957 p. 199 “The Lord’s Evening Meal”)*

Sebenarnya, sangat tragis jika kita bukanlah anak Allah.

Memangnya apa akibat jika kita bukan anak Allah? Hal ini berarti kita tidak dipimpin oleh roh Allah (ay. 14).

Apa akibat jika kita tidak dipimpin oleh roh Allah? Biarlah Alkitab yang menjawabnya:

(Roma 8:7-8) 7 karena memusatkan pikiran pada daging berarti permusuhan dengan Allah sebab tidak tunduk kepada hukum Allah, dan sebenarnya hal itu juga tidak mungkin. 8 Maka mereka yang hidup selaras dengan daging tidak dapat menyenangkan Allah.

Jadi, hanya ada dua pilihan tentang status kita sekarang:

a. tidak memiliki roh Allah (Menara Pengawal inilah status kawanan besar), sehingga bukan anak Allah dan bermusuhan dengan Allah

b. memiliki roh Allah (Menara Pengawal inilah status kumpulan kecil), sehingga menjadi anak Allah yang dikasihi-Nya.


Jadi, apakah kawanan besar yang tidak memiliki roh Allah dapat menjadi umat yang dikasihi Yehuwa?



* Limited to 144,000, they are truly a little flock.—Rev. 20:5, 6; 14:1, 3. These only are the ones “born again.” To them alone apply Paul’s words: “You received a spirit of adoption as sons